7 Wisata Non-Konvesional yang Menawarkan Keanehan, Perlu Kuat !

Jalan-jalan Asyik ~ 7 Wisata Non-Konvesional yang Menawarkan Keanehan, Perlu Kuat ! ~ Hullaa traveler kembali lagi bersama kami bersama kami di Jalan-jalan asyik. Masih seperti biasa traveler kami kembali kepada kamu semua karena ingin memberikan informasi terupdate mengenai lokasi-lokasi wisata destinasi yang bisa kamu kunjungi yang ada di dunia ini. Tentunya masih banyak lagi lokasi-lokasi wisata yang indah dan unik yang masih bisa kita kunjungi.

Dan kali ini kami akan membahas mengenai 7 wisata Non-Konvesional yang menawarkan keanehan. Untuk kamu traveler jika biasa kamu ingin melakukan traveling pastinya mencari lokasi wisata destinasi yang bisa memanjakan mata dan hati. Intinya yang bisa membuatmu takjub akan keindahanya dari tempat yang kamu kunjungi bukan. Nah kali ini ada yang berbeda dari sebelum-sebelumnya, Jika kamu bertraveling kesini mungkin kamu akan bisa merasa “ngeri” bulu kuduk merinding, Karena tempat ini akan menawarkan seseuatu yang berbeda. Bukan seperti pemandangan yang menyejukan atau yang bisa kamu takjub, Bagaimana jika yang kamu datangi adalah tempat lokasi dari bunuh diri, pemakaian narkoba dan masih banyak lagi. Yuk kita simak biar nggak penasaran.

7 Wisata Non-Konvesional yang Menawarkan Keanehan

1. Wisata Tempat Kumuh

VBandar - Agen Bandar66 Online | Sakong Online | Capsa Susun | Bandar Poker | Judi Domino99 | BandarQ | AduQ | Poker Texas Indonesia

Pelesir berlabel slum tourism, reality tourism, atau poverty tourism biasanya menawarkan paket tur ke daerah-daerah pemukiman kumuh di kota besar khusus untuk para pelancong asing yang penasaran dengan kehidupan warga kelas ekonomi menengah ke bawah di negara kunjungannya.

Jenis wisata seperti ini rupanya semakin digemari, terutama oleh para wisatawan dari negara-negara barat. Biasanya agen perjalanan yang menawarkan paket ini akan mengajak wisatawan untuk melihat keseharian warga tak mampu di kawasan kumuh kota besar macam Manila, Rio de Janerio, atau Mumbai.

Jenis wisata yang satu ini dianggap kontroversial, karena di satu sisi dianggap sebagai bentuk komersialisasi kemiskinan sebagai bentuk hiburan bagi kaum berada. Walaupun ada juga yang menganggapnya sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran terhadap kemiskinan di sekitar kita.

2. Wisata Bunuh Diri

Konsep wisata bunuh diri yang dimaksud di sini bukan kunjungan ke tempat-tempat yang populer sebagai lokasi bunuh diri seperti hutan Aokigahara di Jepang, melainkan kunjungan ke negara yang melegalkan euthanasia sukarela bagi pasien berpenyakit parah.

Negara yang melegalkan upaya bunuh diri semacam ini adalah Swiss. Saat ini klinik-klinik yang membantu upaya euthanasia di Swiss mengalami peningkatan kunjungan dari berbagai negara yang menganggap bunuh diri dan euthanasia sebagai tindakan ilegal.

Sejumlah pasien dengan penyakit tak tersembuhkan atau kelumpuhan total menganggap euthanasia sebagai solusi untuk mati secara terhormat. Walaupun begitu, mereka harus menjalani serangkaian tes, wawancara, dan penandatanganan dokumen-dokumen penting untuk menjadi klien di klinik-klinik euthanasia.

3. Wisata Bencana

Konsep wisata yang satu ini menawarkan sensasi pelesir berbeda dengan mengunjungi tempat-tempat yang mengalami kerusakan parah karena bencana. Baik itu bencana alam atau bencana akibat ulah manusia.

Wisata seperti inilah yang awalnya melahirkan konsep dark tourism. Meskipun saat ini makna dark tourism telah meluas dengan keberadaan wisata ke tempat yang terkenal berhantu, lokasi pembunuhan, atau tempat yang menjadi saksi bisu holocaust. 7 Wisata Non-Konvesional.

Indonesia sendiri punya beberapa tempat yang populer untuk wisata bencana. Misalnya monumen lokasi bom Bali dan Wisata Lumpur Lapindo di Sidoarjo.

Jenis pelesir yang satu ini umumnya tak terpisah dari wisata malam yang ditawarkan kota-kota besar. Biasanya berupa kawasan prostitusi yang sudah dilokalisasi. Beberapa negara yang terkenal dengan wisata ini adalah Kamboja, Thailand, Filipina, Bangladesh, Jamaika, dan Republik Dominika.

Satu contoh yang unik dari wisata seks adalah Thailand. Sebenarnya negara ini menganggap prostitusi ilegal. Walaupun begitu, pendapatan devisa dari prostitusi juga menyumbang porsi yang cukup besar bagi pendapatan nasional. 7 Wisata Non-Konvesional.

5. Wisata Nuklir

Bisa ditebak dari namanya, konsep wisata ini menawarkan kunjungan ke lokasi-lokasi yang berkaitan dengan senjata pemusnah massal nuklir. Tempat yang umum dikunjungi untuk wisata seperti ini antara lain museum bom atom, lokasi bekas pengujian nuklir di zaman perang, atau tempat-tempat bersejarah yang pernah dihancurkan senjata pemusnah massal.

Beberapa tempat wisata nuklir yang populer antara lain Titan Missile Museum di Tucson, Museum Bom Atom Nagasaki, dan Chernobyl.

Wisata narkoba menjadi industri menguntungkan bagi negara-negara yang terkenal sebagai penyedia narkoba seperti Kolombia. Wisatawan bahkan bisa menemui pengedar narkoba menjajakan kokain dengan harga murah di pinggir-pinggir jalan negara ini layaknya pedagang asongan. 7 Wisata Non-Konvesional.

Wisata Makam di negara-negara Asia biasanya mengadopsi bentuk yang berbeda dengan Eropa. Seperti di Indonesia yang cukup familiar dengan wisata ziarah. Mungkin Anda pun sudah pernah pelesir bersama rombongan kantor atau keluarga untuk mengunjungi makam-makam tokoh sejarah. Ziarah makam para wali atau pahlawan nasional misalnya.

Dan untuk Bonus Cashback tertinggi di Traveling juga bisa kamu dapati disini.

Related Post